Pengertian Listrik, Besaran-besaran dan Alat Ukur Pada Listrik

Segala aktivitas sehari-hari pada abad ke-21 ini lebih didominasi oleh alat-alat listrik. Misalnya, menanak nasi dengan rice cooker, mengetik dokumen menggunakan komputer atau laptop, dan menghubungi seseorang menggunakan Handphone. Kita tidak lagi mudah untuk melepaskan kehidupan sehari-hari tanpa adanya listrik. Pada artikel berikut ini akan dibahas mengenai pengertian listrik, muatan listrik, besaran listrik dan alat ukur listrik.

 

A. Pengertian Listrik

Listrik yang kita tahu hanya berasal dari susunan kabel atau mesin alat-alat teknologi. Sebenarnya listrik berawal dari teori atom, yang mana atom memiliki subatom yaitu neutron, proton dan elektron. Proton yang memiliki muatan positif dan elektron bermuatan negatif sangat berperan aktif dalam listrik, sedangkan neutron tidak berpengaruh dalam muatan listrik karena neutron tidak bermuatan. Oleh karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa listrik adalah muatan yang tersusun oleh muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron), yang mana listrik akan terjadi apabila memiliki perbedaan jumlah muatan negatif. Elektron atau muatan negatif dapat berpindah yang disebabkan oleh gaya atau energi, misalnya energi panas atau energi gerak. Elektron yang berpindah ini disebut dengan energi listrik.

Elektron yang berpindah menimbulkan muatan listrik bernilai negatif, positif, atau nol. Nilai muatan mempengaruhi perhitungan medan listrik serta tandanya, yakni positif atau negatif. Apabila setiap titik disekitar muatan dihitung medan listriknya serta vektor-vektornya digambar, maka akan menghasilkan garis yang saling berhubungan disebut sebagai garis medan listrik. Tanda muatan listrik dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

arah muatan listrik

Gambar Arah muatan listrik

Keterangan:

  1. Muatan positif (+) menyebabkan garis-garis medan listrik memiliki vektor (arah) ke luar.
  2. Muatan negatif (-) menyebabkan garis-garis medan listrik memiliki vektor ke dalam.
  3. Muatan nol ( ) tidak menyebabkan garis medan listrik.

 

B. Besaran Listrik

Besaran ialah sesuatu yang dapat diukur dan dikonversikan dalam nilai yang memiliki satuan-satuan tertentu. Besaran dapat diartikan pula dengan sesuatu yang dapat diketahui ukurannya. Macam-macam besaran ialah besaran pokok, besaran vektor, dan besaran sekalar. Berikut ini contoh-contoh besaran listrik:

besaran nama dan persamaan listrik

Tabel Besaran & Simbol Listrik, Nama & Simbol Listrik, dan Persamaan

besaran listrik, satuan listrik, dan alat ukur listrik

Tabel Besaran listrik, satuan listrik, dan alat ukur listrik

 

C. Alat Ukur Listrik

Alat ialah suatu instrument yang digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Alat ukur ialah instrument yang digunakan untuk mengukur sesuatu agar dapat diketahui nilainya. Alat ukur yang akan dipelajari pada materi ini ialah alat ukur arus listrik dan alat ukur tegangan listrik, berikut adalah penjelasannya:

  1. Alat ukur arus listrik ialah amperemeter. Amperemeter memiliki rangkaian seri, yang mana kutub positif dan kutub negatif amperemeter dihubungkan dengan kutub positif dan kutub negatif baterai. Kerusakan amperemeter dapat terjadi akibat memakai polaritas terbalik dan rangkaian kabel yang tidak dipotong. Memakai polaritas terbalik akan menyebabkan jarum penunjuk mengarah terbalik dan akan mengakibatkan jarum membentur tanda nol dengan gaya yang besar, maka pada meter digital menggunakan polaritas otomatis yang ditandai dengan negative sebelum angka, dimana menunjukkan hubungan terbalik antara polaritas dengan meter. Rangkaian kabel yang digunakan harus dipotong agar arus menjadi normal dan dapat menyisipkan amperemeter.

    amperemeter - alat ukur arus listrik

    Gambar Amperemeter – Alat ukur arus listrik

  2. Alat ukur tegangan listrik ialah voltmeter. Voltmeter harus dihubungkan secara paralel pada komponen listrik yang ingin diukur tegangannya. Titik yang memiliki potensial paling tinggi harus dihubungkan dengan kutub positif (+ atau merah) dan titik yang memiliki potensial paling rendah harus dihubungkan dengan kutub negatif. Jika terbalik, jarum penunjuk akan berada di sebelah kiri tanda nol.

    voltmeter - alat ukur teganganlistrik

    Gambar Voltmeter – Alat ukur teganganlistrik

 

D. Contoh Soal

1. Subatom yang berpengaruh dalam terbentuknya energi listrik adalah….
a. Proton
b. Elektron
c. Proton dan Elektron
d. Elektron dan Neutron
Jawaban: C

2. Setiap sebulan sekali Ibu Andi membayar tagihan listrik ke PLN, alat yang digunakan untuk mengetahui jumlah enrgi listrik yang dipakai ialah….
a. kWhmeter
b. Wattmeter
c. Voltmeter
d. Amperemeter
Jawaban: A

3. Hal yang dapat mempengaruhi kerusakan amperemeter ialah….
a. Memakai polaritas otomatis
b. Menghubungkan rangkaian kabel langsung ke resistor
c. Tidak memakai baterai
d. Menghubungkan arus listrik secara seri
Jawaban: A

 

Sumber:

  • otak01.blogspot.co.id/2014/01/Pengertian-listrik-dan-besaran-besaran
  • Kanginan, Martheen. 2007. Fisika: untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
  • Wasis dan Sugeng Yuli Irianto. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam: SMP dan MTs Kelas IX. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
  • Siti Zubaidah, dkk. 2015. Ilmu Pengetahuan Alam: SMP/MTs Kelas IX Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tags: #fisika #ipa #listrik #sltp ipa #sltp ipa 9

author
Pendidikan Kimia (2013-2017) UIN Sunan Kalijaga.
No related post!

Leave a reply "Pengertian Listrik, Besaran-besaran dan Alat Ukur Pada Listrik"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Top