Keanekaragaman Hayati (Pengertian, Tingkatan, dan Contohnya)

In Pendidikan, SMA/MA 1254 views

Keanekaragaman hayati adalah sebuah istilah yang digunakan secara umum untuk derajat keanekaragaman sumber daya alam hayati yang meliputi jumlah maupun frekuensi dari ekosistem, spesies, maupun gen di suatu daerah. Keanekaragaman atau keberagaman melukiskan sebuah kondisi atau keadaan yang bermacam-macam terhadap suatu benda yang terjadi akibat adanya perbedaan seperti ukuran, bentuk, tekstur maupun jumlah. Sedangkan kata “hayati” itu sendiri berarti “sesuatu yang hidup”, jadi keanekaragaman atau keberagaman dari makhluk hidup yang bisa terjadi akibat adanya perbedaan-perbedaan, diantaranya perbedaan bentuk, ukuran, warna, jumlah tekstur, penampilan dan sifat-sifatnya.

Keanekaragaman hayati sering disebut biodiversitas (bahasa inggris: biodiversity). Aspek yang berbeda dari keanekaragaman hayati semua memiliki pengaruh yang sangat kuat antara satu dengan lainnya. Akan tetapi, tahukah anda jika gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia yang menumpuk di atmosfer akan menyebabkan perubahan iklim. Perubahan iklim merupakan ancaman besar bagi keanekaragaman hayati di seluruh dunia.

 

Macam-macam Keanekaragaman Hayati

1. Keanekaragaman Gen

Keanekaragaman hayati tingkat gen merupakan variasi atau perbedaan gen yang terjadi dalam satu jenis atau spesies makhluk hidup. Keanekaragaman gen dapat menyebabkan variasi antar individu sejenis.

Contoh dari keanekaragaman hayati tingkat gen diantaranya adalah tanaman padi dan tanaman mangga yang memiliki banyak sekali ragam dan jenisnya, meskipun sama-sama bernama mangga maupun sama-sama bernama padi. Tanaman padi memiliki beberapa macam atau varietas seperti kapuas, raja lele, IR, sedani dan lain-lain. Tanaman mangga juga memiliki banyak varietas seperti manalagi, gadung, golek dan lain-lain. Banyaknya varietas atau jenis tanaman mangga dan padi ini disebabkan oleh variasi gen atau keberagaman tingkat gen.

keanekaragaman hayati tingkat gen

Gambar 1. Tanaman yang memiliki keanekaragaman tingkat gen

Perbedaan tingkat gen ini menyebabkan sifat yang tidak tampak (genotipe) dan sifat yang tampak (fenotipe) pada setiap makhluk hidup menjadi berbeda. Variasi makhluk hidup tersebut dapat terjadi akibat adanya perkawinan sehingga gen keturunannya berbeda dari susunan gen induknya.

2. Keanekaragaman Spesies

Keanekaragaman hayati tingkat spesies merupakan keragaman yang dapat ditemukan di suatu kelompok maupun komunitas di suatu daerah tertentu, perbedaan antar spesies sangatlah mudah untuk dibedakan meskipun secara sekilas atau kasat mata. Contoh dari keanekaragaman hayati tingkat spesies dapat kita lihat pada spesies tanaman palem dan spesies kucing.

Terdapat tanaman yang memiliki buah berbeda serta hidup di lingkungan berbeda namun termasuk dalam satu spesies atau kelompok yaitu kurma yang tumbuh di daerah kering, sagu yang tumbuh di daerah pegunungan basah dan kelapa yang tumbuh di daerah pantai, ketiganya termasuk dalam spesies palem-paleman (Palm Tree).

keanekaragaman hayati tingkat spesies tanaman palm

Gambar 2. Spesies pohon palem (Palm Tree)

Selain tanaman, contoh lain adalah pada spesies kucing. Binatang harimau, macan dan kucing termasuk kedalam spesies atau kelompok kucing meskipun ketiganya memiliki perbedaan fisik yang sangat jauh, selain fisik ketiganya juga memiliki perbedaan habitat atau lingkungan dan tingkah lakunya.

keanekaragaman hayati tingkat spesies kucing

Gambar 3. Spesies kucing

3. Keanekaragaman Ekosistem

Keanekaragaman hayati terjadi pada tingkat ekosistem merupakan akibat dari interaksi yang sangat kompleks melalui komponen biotik dengan komponen abiotik.

  • Interaksi biotik
    Interaksi biotik dapat terjadi pada makhluk hidup satu dengan makhluk hidup lainnya (baik di dalam jenisnya maupun antar jenisnya) yang membentuk satu komunitas.
  • Interaksi abiotik
    Interaksi abiotik dapat terjadi antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik, yaitu suhu, cahaya dan lingkungan kimiawi (antara lain: air, meneral dan keasaman).

Dengan adanya keberagaman kondisi lingkungan dan keanekaragaman hayati, maka terbentuklah keanekaragaman ekosistem. Yang mana setiap ekosistem memiliki keanekaragaman makhluk hidup tertentu pula. Contohnya, ekosistem padang rumput, ekosistem pantai, ekosistem hutan hujan tropis, dan ekosistem air laut. Tiap ekosistem mempunyai ciri fisik, kimiawi, dan biologis tersendiri. Flora dan fauna yang terdapat dalam ekosistem tertentu berbeda dengan flora dan fauna yang terdapat di dalam ekosistem yang lain.

keanekaragaman hayati tingkat ekosistem padang rumput

Gambar 4. Ekosistem padang rumput

Perubahan iklim dapat mempengaruhi suhu pada udara dan laut, panjang musim, permukaan air laut, pola arus laut dan pola angin, tingkat curah hujan, serta hal-hal lainnya. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi habitat maupun perilaku banyak spesies yang berbeda. Sehingga banyak yang tidak mampu untuk cepat beradaptasi dan akhirnya dapat punah. Maka dari itu mulai sekarang menjadi tugas manusia untuk bersama-sama agar lebih sadar dan menjaga lingkungan sekitar untuk kebaikan bersama.

Tags: #biologi #keanekaragaman hayati #slta biologi #slta biologi 10

author
Pelajar di SMAN 1 Welahan. Saya menjajaki dunia internet sembari mengumpulkan materi untuk berlajar. Semoga bermanfaat ilmunya.
Cabang Cabang Biologi
Cabang Cabang Biologi
Pengertian Biologi Cabang cabang biologi. Berdasarkan asal

Leave a reply "Keanekaragaman Hayati (Pengertian, Tingkatan, dan Contohnya)"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Top